Sejarah Nissan Grand Livina 12 Tahun Mengaspal di Indonesia

Sejarah Nissan Grand Livina 12 Tahun Mengaspal di Indonesia

Mobil MurahNissan Grand Livina merupakan LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) yang punya kenyamanan dan bantingan suspensi yang baik dibanding kompotitornya.

Namun semakin ke sini, pesaing di segmen LMPV semakin kuat seperti Honda Mobilio dan Suzuki Ertiga, hingga akhirnya Grand Livina pensiun di tahun 2019 atau selama 12 tahun mengaspal di Tanah Air.

Saat ini segmen LMPV di lini produk Nissan mengandalkan Livina yang merupakan versi rebadge dari Mitsubishi Xpander.

Nah berikut ini sejarah atau perjalanan Nissan Grand Livina di Indonesia.

Nissan Grand Livina pertama kali diluncurkan pada tahun 2007 sebagai penantang Toyota Avanza, pada saat itu Grand Livina disambut baik oleh masyarakat Indonesia.

Generasi pertama (L10) ini pada awalnya cukup populer walaupun belum mampu menggeser ‘mobil sejuta umat’ Toyota Avanza.

Nissan Grand Livina saat diluncurkan di Indonesia tersedia dalam 3 trim, yaitu SV, XV, dan Ultimate.

Nissan Grand Livina dibekali dua pilihan mesin, yaitu 4-silinder 1.500 cc (HR15DE) dan 1.800 cc (MR18DE).

Kedua mesin ini telah dilengkapi teknologi pengatur bukaan katup (CVTC).

Selain menyediakan transmisi otomatis 4-speed, Nissan Grand Livina juga menyediakan pilihan girboks manual 5-speed (1.500 cc) dan 6-speed (1.800 cc).

Nissan Grand Livina menjalani mengalami facelift pada Februari 2011.

Ubahannya pada desain grill, pelek, side moulding lebih tipis, panel instrumen berkelir putih, dan aplikasi warna hitam di dashboard, jok, dan panel pintu.

Grand Livina L11

Pada tahun 2013, Nissan Grand Livina mengalami ubahan besar, namanya pun menjadi All New Grand Livina.

Nissan Grand Livina berkode L11 ini mendapatkan lampu depan-belakang, gril, dan bumper baru.

Interior kembali didominasi warna beige seperti ketika pertama datang ke Indonesia.

Spesial buat Nissan Grand Livina 1.500 cc mendapatkan mesin baru, yaitu HR15DE 1.498 cc dengan injektor ganda (dual injector) dan twin VTC (Variable Timing Control).

Jantung baru ini dikombinasikan transmisi CVT (Continuosly Variable Transmission).

Untuk Nissan Grand Livina versi 1.800 cc masih memakai mesin yang lama (MR18DE) dengan transmisi otomatis konvensional.

Namun, model 1.800 cc ini dihentikan produksinya pada 2014 akibat rendahnya permintaan konsumen.

BACA JUGA : Ganti Lampu LED Aftermater untuk Mobil Ini Angka Kelvin yang Disarankan

Akhirnya Nissan Grand Livina (L11) ini mengakhiri masa baktinya (discontinue) pada tahun 2019.

admin

Related Posts

Read also x