Mazda CX-5 Jarang Di Pakai Bikin Fitur i-Stop Susah Aktif? Ini Kata APM

Mazda CX-5 Jarang Di Pakai Bikin Fitur i-Stop Susah Aktif? Ini Kata APM

Mobil MurahBagi pemilik Mazda CX-5, jika mobil jarang dipakai bikin fitur i-Stop susah aktif?

Dugaan ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemilik Mazda CX-5 yang takut fitur i-Stop malah jadi terganggu dan dianggap bermasalah.

i-Stop sendiri merupakan fitur dari Mazda yang mengoptimalkan efisiensi bahan bakar saat mobil sedang berhenti.

Dimana mesin berhenti secara otomatis kemudian injakan pedal gas kembali menyalakan mesin untuk melaju.

Kenny Wala, Product Planner PT Eurokars Motor Indonesia menekankan mobil Mazda yang sudah dilengkapi dengan fitur i-Stop jika jarang dipakai tidak akan memengaruhi kinerja fitur tersebut.

“Pada dasarnya fitur i-Stop memang tidak akan langsung aktif setelah mesin menyala,” tambah Kenny saat kami hubungi.

Kenny menjabarkan ada beberapa faktor yang menyebabkan fitur i-Stop tidak aktif.

Salah satu yang paling krusial adalah kondisi aki mobil harus dalam kondisi optimal.

“Memang fitur i-Stop butuh kapasitas listrik yang besar untuk menyalakan mesin dalam kondisi standby,” benar Kenny.

Lanjut Kenny, fitur i-Stop baru bisa aktif ketika aki mobil mencapai state off charge (SOC) sampai 75 persen.

Dimana pengisian daya ulang listrik di dalam aki mobil tercapai ketika mobil dipakai melaju dalam putaran mesin di atas idle.

“Makanya sekitar butuh 10 menit setelah mobil berjalan fitur i-Stop baru bisa digunakan,” ujar Kenny.

Menurut Kenny, selama kondisi aki mobil terjaga baik meskipun mobil jarang digunakan fitur i-Stop tidak akan mengalami masalah.

“Kecuali kalau mobil jarang dipakai sampai bikin aki mobil drop otomatis fitur i-Stop tidak akan bisa berfungsi,” terang Kenny.

BACA JUGA : Muncul Suara Berdecit Dari Ruang Mesin Mobil Bekas Ini Penyebabnya

“Disamping juga suhu oli mesin dan transmisi harus mencapai optimal agar fitur i-Stop bisa aktif,” tambah Kenny.

admin

Related Posts

Read also x