Jangan Biarkan Debu Nempel Lama di Mobil Saat Jarang Dipakai Kenapa?

Jangan Biarkan Debu Nempel Lama di Mobil Saat Jarang Dipakai Kenapa?

Mobil MurahJangan biarkan debu menempel lama di mobil, terutama pada saat mobil jarang dipakai.

Dengan adanya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ada kecenderungan mobil jadi jarang dipakai dan dibiarkan lama terparkir.

Meski terlihat bersih kondisi mobil juga harus tetap dijaga kebersihannya, terutama dari debu yang menempel pada saat mobil jarang dipakai selama masa PSBB.

“Lapisan dari pernis di permukaan cat mobil sebenarnya punya pori-pori yang bisa menjadi tempat tampungan kotoran,” ungkap Tommy, pemilik dari workshop DressUp Auto Detailer, di bilangan Bintaro Permai kepada kami.

Lanjut Tommy, ketika mobil terpapar panas dari sinar matahari pori-pori pernis cat akan jadi mekar.

Dan debu yang ada di permukaan cat mobil akan masuk ke celah pori-pori pernis cat yang sudah terbuka.

“Ketika malam atau suhu udara cenderung lebih dingin, pori-pori yang mekar itu kembali merapat,” tutur Tommy.

Disinilah masalah muncul, debu yang sudah masuk ke celah pori-pori akan ikut meresap ketika ukuran pori-pori kembali merapat.

Efeknya akan muncul bintik-bintik kotor di permukaan cat dari partikel debu yang ikut terikat ke pernis mobil.

BACA JUGA : Isi Waktu Luang Selama PSBB Ini Cara Mudah Rawat Sunroof Mobil

“Itu tidak bisa hilang sekadar dicuci biasa, mau tidak mau lapisan pernis harus dikikis poles pakai cairan compound untuk paint correction,” ujar Tommy.

admin

Related Posts

Read also x